Sotthi Hotu, Selamat siang, Selasa, 20 Agustus 2019  


Āsālha Mahāpūjā 2563 / 2019 di Candi Agung Borobudur

Umat Buddha Indonesia memperingati Hari Raya Asadha di Candi Agung Borobudur. Dimulai iring-iringan berjalan kaki dari Vihāra Mendut menuju Borobudur.

Mengikuti Relik Sang Buddha yang dibawa kereta kencana, umat Buddha berjalan kaki dengan khidmat menguncarkan sifat-sifat luhur Buddha, Dhamma, dan Saṅgha yang terdapat dalam paritta Buddha, Dhamma, Saṅghanussati.

Saat tiba di Candi Borobudur, peringatan Āsālha Mahāpūjā diawali dengan sambutan-sambutan, yaitu:
- Saṅghanāyaka Saṅgha Theravāda Indonesia YM Subhapañño Mahāthera. Beliau menyampaikan menyampaikan apresiasi kepada panitia yang telah bekerja keras dan sangat baik dalam menyukseskan ITC dan Āsālha Mahāpūjā. Setiap tahun tampak lebih baik karena ada hal-hal yang baru yang membuat acara ini semakin baik dan semakin sempurna. Sehingga umat buddha terfasilitasi untuk membaca, belajar sehingga lebih mengenal kitab suci Tipiṭaka sehingga bermanfaat dalam kehidupannya masing-masing.

- Gubernur Jawa Tengah, Bpk. Ganjar Pranowo. Menyegarkan kembali makna isi kitab suci sehingga mengerti hakikat kehidupan. Seni budaya menjadi media sebagai pemersatu bangsa.

- Menteri Agama RI diwakili Dirjen Bimas Buddha Bpk. Caliadi

Pukul 18.00 pujabakti dimulai dengan pembacaan Āsālhapūjā kātha, permohonan Tisarana Pañcasīla, pembacaan perenungan terhadap Buddha, Dhamma, Saṅgha, Saccakiriya Gatha, Pembacaan Dhammacakkapavatana Sutta, serta bhāvana.

Dhammadesanā di sampaikan oleh Saṅghapamokkha Saṅgha Theravāda Indonesia, Y.M. Sri Paññāvaro Mahāthera.

Dalam kotbahnya Beliau memaparkan sebuah ungkapan dari Sang Buddha, “Seperti halnya samudra yang hanya memiliki sayu rasa yakni rasa asin, demikian juga ajaran-Ku ini hanya mempunyai satu rasa yaitu rasa kebebasan, terbebas dari penderitaan.”

Demikianlah rangkaian Pujabakti Agung Asadha / Āsālha Mahāpūjā 2563/2019, semoga berkah Tiratana melimpah pada semua makhluk.
[tim medkom] @ Candi Borobudur - Unesco World Heritage










Sumber: @Medkomsti

DIBACA: 80 kali