Sotthi Hotu, Selamat siang, Senin, 16 Juli 2018  


Kursus dan Pelatihan Kammavācācariya

Pada tanggal 1–7 April 2018, Sangha Theravada Indonesia mengutus 3 bhikkhu, yaitu: Y.M.Jotidhammo Mahāthera, Y.M.Mahā Dhammadhīro Mahāthera, dan Y.M.Atimedho Mahāthera pergi ke Bangkok untuk mengikuti kursus kammavācācariya. Hari ini, ketiga bhikkhu tersebut telah selesai mengikuti kegiatan ini selama 7 hari dan dinyatakan lulus.

Kegiatan ini diikuti oleh 88 bhikkhu dari berbagai propinsi di Thailand, yang semuanya merupakan bhikkhu-bhikkhu yang memiliki peran penting dalam menjaga Buddhasāsana.

Kursus ini merupakan tahapan untuk dapat mengikuti kursus upajjhāya yang akan diadakan pada tahun berikutnya.

Dalam tradisi Theravāda yang kita ikuti, tahapan-tahapan untuk menjadi upajjhāya ada 2 tahap, yaitu kursus kammavācācariya dan kursus upajjhāya.

Tahapan kursus kammavācācariya lebih menekankan ke praktik atau tatacara pabbajjā-upasampadā, mulai mengajar upasampadāpekkha hingga memberikan anusāsana setelah upacara upasampadā selesai.

Kursus kammavācācariya tersebut telah berakhir pada hari Sabtu (7/4) kemarin dan Y.M.Somdet Phra Sangharaja berkenan hadir untuk menyerahkan sertifikat kepada para peserta.

Dengan mengikuti kegiatan ini, pengetahuan mengenai tatacara sebagai kammavācācariya dan kewajiban yang harus dikerjakan menjadi lebih jelas. Kammavācācariya memiliki tugas penting, bukan hanya mengucapkan kammavācā di tengah-tengah sangha, namun juga merupakan bhikkhu yang membantu tugas upajjhāya, sebagaimana yang disampaikan oleh Y.M.Somdet Phra Ariyawongsagatayan Somdet Phra Sangharaja Sakalamahasangha Parinayaka bahwa kammavācācariya memiliki tugas membantu upajjhāya dalam memberikan pendidikan kepada bhikkhu baru.

Dengan adanya kammavācācariya yang mengerti tugas-tugas ini, diharapkan pendidikan vinaya dan abhisamacāra dapat diterima juga oleh bhikkhu-bhikkhu baru.

Selamat kepada Y.M.Jotidhammo Mahāthera, Y.M.Mahā Dhammadhīro Mahāthera, dan Y.M.Atimedho Mahāthera yang telah lulus dari kursus kammavācācariya ini. [B. Dhammajato]




Sumber: @medkomsti

DIBACA: 64 kali