• (021) 531 6060
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • Everydays 09.00 - 17.00

Puja Bakti Pattidana Wisma Vipassana Kusalacitta - Kota Bekasi

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 
Dalam beberapa sutta Sang Buddha menjelaskan tentang kewajiban melakukan pattidana, dan disebutkan pula bahwa pattidana itu adalah salah satu dari sepuluh perbuatan berjasa.

Wisma Vipassana Kusalacitta-Kota Bekasi mengadakan puja bakti pattidana dengan protokol kesehatan. Kegiatan dilangsungkan di ruang leluhur dan dhammasala, serta disiarkan langsung melalui sosial media Wisma vipassana kusalacitta Bekasi. Minggu, 23 Agustus 2020.

Umat yang hadir terlebih dahulu melakukan puja di meja sembahyang leluhur yang ada di depan ruang leluhur (papan nama leluhur), usai Puja para umat memasuki dhammasala menyaksikan para Bhikkhu dan samanera membacakan paritta dan menyampaikan dhammadesana dari ruang leluhur.

Dhammadesana disampaikan oleh Bhikkhu Dhammiko yang menjelaskan tentang Dutiyaaggisutta dari Kitab suci Anguttara Nikaya kelompok tujuh. Ada tujuh macam api:
- ada api yang harus dipadamkan, dihilangkan, tidak boleh dilatih: api nafsu/keserakahan (ragaggi), api kebencian (dosaggi), dan api kebodohan batin (mohaggi).

Ada api yang harus dijaga, dirawat, dengan bahagia: api persembahan kepada orang tua (ahuneyyagggi), api keluarga anak-istri, kerabat, sahabat (gahapataggi), dan api kedermawanan kepada para Samana (dakkhineyyaggi).
Serta katthaggi, api keseimbangan.

Acara ditutup dengan menuangkan air sebagai simbol pelimpahan jasa diiringi perenungan: "semoga jasa ini melimpah pada para mendiang, semoga mereka ikut berbahagia".
(Dmk/Krn)
Sumber : FB@Medkomsti

© 2020 Sańgha Theravāda Indonesia. All Rights Reserved.