Sotthi Hotu, Selamat siang, Selasa, 12 Desember 2017  

Testimonial

Saṅgha Theravāda Indonesia memberi penghargaan yang tulus dan ucapan terima kasih, anumodana,
kepada mereka yang telah memberi dukungan/menyokong Saṅgha pada waktu lalu,
dan pada mereka yang penuh dedikasi berbakti,
setia dalam mengiringi, mengikuti bhikkhu Saṅgha hingga saat ini, dan masa akan datang.

Semoga Tiratana selalu melindungi.

Bhikkhu Subhapañño, Mahāthera
Ketua Umum / Saṅghanāyaka




Salam dalam damai Tuhan.
Pertama-tama saya, atas nama para Uskup Indonesia yang tergabung dalam Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), menghaturkan Selamat Ulang Tahun Ke-40 Theravada Theravada Indonesia. Kami turut dalam kegembiraan dan syukur para Bhikkhu Buddha mazhab Theravada di Indonesia pada hari yang membahagiakan ini. Dan kami juga berdoa, semoga kehadiran para Bhikkhu bagi umat dan bagi masyarakat pada umumnya kian menjadi tanda nyata tebaran kasih guna mewujudkan hidup bersama yang diwarnai kedamaian.

Pepatah bijak mengatakan, barangsiapa menabur angin maka akan menuai badai; dan barang siapa menabur dengan bercucuran air mata maka akan menuai dengan sorak sorai. Juga tentunya akan sejajar dengan itu, barangsiapa menabur kebencian maka akan menuai perang, dan yang menabur kasih akan menuai kedamaian serta persaudaraan.

Para Bhikkhu sudah sangat biasa dengan meditasi dan refleksi yang mendalam disertai dengan keheningan dan matiraga yang luar biasa. Pola hidup dan penghayatan nilai-nilai serta keutamaan-keutamaan luhur seperti itu hendaknya juga dibagikan kepada semakin banyak orang, bukan hanya di kalangan umat Buddha saja tetapi kepada semua orang yang berkehendak baik untuk ikut serta menghadirkan budaya kasih dan budaya hidup damai.

Pastor YR. Edy Purwanto Pr
Sekretaris Eksekutif KWI

 



Wei De Dong Tian,
Sungguh suatu kebahagiaan bagi kami, Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (MATAKIN), Sangha Theravada Indonesia telah memasuki 40 tahun pengabdian. Telah banyak karya nyata Sangha Theravada Indonesia dalam turut serta bersama segenap anak bangsa membangun negara tercinta Indonesia, menebar cinta kasih kemanusiaan, mewujudkan damai di dunia.

Dalam peringatan hari lahir yang ke 40, Sangha Theravada Indonesia mengangkat Tema peringatan "Menebar Kasih Membangun Kedamaian". Tema ini mengingatkan kita semua agar semangat cinta kasih sebagai inti kemanusiaan terus digelorakan dalam batin dan perilaku kita. Dari semangat cinta kasih inilah kedamaian dapat dibangun. Dengan menebar cinta kasih dan kebenaran serta membelakangkan keuntungan akan mengajarkan manusia untuk hidup damai harmonis, tidak saling berebut. Dalam suasana kehidupan sekarang ini yang secara kasat mata mengedepankan keuntungan, memperebutkan pengaruh dan kekuasaan melalui berbagai cara yang seringkali bertentangan dan menabrak nilai-nilai kebajikan, tema ini sungguh tepat.

Huang Yi Shang Di Wei You De. Shanzai.

Uung Sendana L. Linggaraja
Ketua Umum MATAKIN

 



Namo Sanghyang Adi Buddhaya,
Namo Buddhaya, Bodhisattaya, Mahasattaya
Dengan kebajikan akan keyakinan kepada Tiratana, semoga kita semua senantiasa bahagia. Sangha Agung Indonesia mengucapkan selamat Empat Puluh tahun berdirinya Sangha Theravada Indonesia dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas pembabaran serta pelestarian Dhamma di Indonesia.

Empat Puluh Tahun, bukan usia yang muda. Ini adalah usia yang cukup matang untuk terus membabarkan dalam Menebar Kasih Membangun Kedamaian.

Semoga dengan kebajikan yang telah dilakukan melalui praktik Dhamma yang sesuai dengan Dhamma, mengkondisikan tercapainya nirwana. Demikian, terima kasih.

Mahathera, Nyanasuryanadi
Ketua Umum

 



Namo Sakyamuni Buddhaya
Peranan dari Sangha dirasakan sudah harus siap membuka diri menerima perubahan demi perubahan yang ada. Menjalin kerjasama yang penuh kekeluargaan antar sesama organisasi Sangha yang ada, dengan penuh kasih dan kedamaian. Barulah bisa kita dijadikan contoh tauladan bagi Umat Buddha sekalian.

Untuk itu Sangha Mahayana Indonesia sebagai saudara dan teman seperjuangan selalu mendukung dan memberikan semangat bagi Sangha Theravada Indonesia dalam menjalankan pelayanan dan pembinaan Vihara-vihara. Semoga juga kita bisa saling bekerja sama dalam menebar kasih bagi sesama sesuai konsep Bodhisattva yang kami jalani.

Semoga di usianya yang ke-40 tahun Sangha Theravada Indonesia dapat semakin maju, harmoni, rukun dan padat karya.
Semoga Semua Mahluk Berbahagia.

Bhiksu Kusalasasana Mahasthavira
Sangha Nayaka Sangha Mahayana Indonesia

 



Sangha Theravada Indonesia merupakan salah satu pewaris dan penerus Sangha yang didirikan langsung oleh Sang Buddha Gotama di Taman Rusa Isipatana dengan anggota 5 orang bhikkhu pertama penerima Dhammacakkapavattana Sutta. Sejalan dengan pesan Sang Buddha kepada 60 arahat pertama agar membabarkan Dhamma yang indah pada awalnya, indah pada pertengahannya, dan indah pada akhirnya demi kebahagiaan umat manusia. Sangha Theravada Indonesia turut menjalankan tugas mulia melestarikan dan mebabarkan Dhamma sehingga Agama Buddha terus berkembang di bumi Nusantara. Peran penting dan mulia ini telah diemban oleh Sangha Theravada Indonesia selama 40 tahun dan diharapkan berkesinambungan tiada henti.

Dr. Ir. J. Effendie Tanumihardja, S.U., M.M.
Ketua

 

Baca Pula