• (021) 531 6060
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • Everydays 09.00 - 17.00

Perayaan Āsāḷhā Pūjā 2566 TB di Vihāra Buddha Sakyamuni, Denpasar, Bali

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 
Rabu (13/7) kemarin, umat Buddha di Vihāra Buddha Sakyamuni, Denpasar memperingati salah satu hari besar Agama Buddha yaitu Hari Āsāḷhā/Asadha.

Upacara dimulai pada pukul 18.00 WITA dan diawali dengan pūjā di Pohon Bodhi, pradaksina, dan dilanjutkan dengan puja bakti perayaan di Dhammasala. Dihadiri oleh Bhikkhu Dhammaratano sekaligus memberikan pesan Dhamma.

Menurut sejarah, singkatnya, setelah pertapa Gotama mencapai Penerangan Sempurna di Hutan Gaya pada bulan Waisak (bulan keenam Lunar), Beliau memutuskan untuk membabarkan Dhamma yang telah ditemukan-Nya.

Karena alasan itu, hari Āsāḷhā juga dikenal sebagai hari Dhamma karena memperingati peristiwa penting pembabaran Dhamma yang pertama sekali oleh Sang Buddha kepada lima orang pertapa, yang dulunya merupakan teman seperjuangan Beliau ketika berlatih diri di hutan Uruvela.

Mereka sedang berada di Taman Rusa Isipatana, Benares. Sang Buddha kemudian melakukan perjalanan kaki selama 2 bulan dari Hutan Gaya menuju Benares dan tiba pada saat bulan purnama kedelapan Lunar, atau pada bulan Āsāḷhā.

Khotbah pertama tersebut dikenal dengan nama Dhammacakkapavatana Sutta, yang berisi tentang Empat Kebenaran Mulia dan Delapan Jalan Utama.

Peristiwa ini juga menjadi tonggak sejarah penting bagi agama Buddha karena pada saat tersebut kelima pertapa langsung memohon menjadi murid Sang Buddha. Dengan demikian lengkaplah sudah tiga permata (Tiratana) perlindungan umat Buddha yaitu Buddharatana, Dhammaratana, dan Saṅgharatana. [wawan]
Sumber : FB@Medkomsti