
Pembukaan Rapat Saṅghakārakasabhā III/2025 Saṅgha Theravāda Indonesia di Vihāra Karuṇādīpa, Palu, Sulawesi Tengah
Kegiatan ini dihadiri oleh 28 Bhikkhu Saṅgha dari berbagai daerah di Indonesia
Umat Buddha kota Kisaran, Asahan, Sumatra Utara pada hari Minggu (7/5) kemarin melangsungkan acara bersejarah yakni peletakan batu pertama untuk pembangunan Vihāra Dhammacakka.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan paritta hingga pembabaran pesan Dhamma oleh Bhikkhu Indaguṇo Thera. Empat Bhante yang serta hadir antara lain Bhikkhu Indamedho, Bhikkhu Dhīrajayo, Bhikkhu Upasanto, dan Bhikkhu Chandadhammo.
Selain jajaran unsur KBTI Sumut, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh perwakilan Wandani PP (Bendahara dan Sekretaris II) dan tamu undangan lainnya seperti Ketua Permabudhi Sumut, Drs. wong Chun Sen Tarigan, segenap pengurus/perwakilan beberapa vihāra di kota Medan dan sekitarnya, serta tokoh perwakilan dari agama lainnya.
Perwakilan panitia kegiatan, Sutrisno Sucipto dalam sambutannya mengungkapkan bahwa peletakan batu pertama ini merupakan peristiwa bersejarah bagi umat Buddha di Kisaran, yang sebelumnya melangsungkan puja bakti di gedung yang masih berupa cetiya berukuran sedang.
Hal itu tidak lepas dari dukungan dan perhatian banyak umat. Mewakili umat Buddha setempat, Bhante Indaguṇo Thera selaku Padesanāyaka Sumatra Utara mengungkapkan mudita-citta serta suka citanya. Bhante berharap proses pembangunan Vihāra Dhammacakka berjalan lancar sehingga dapat segera memberi manfaat. Selain menjadi tempat belajar dan praktik Dhamma, keberadaan vihāra dapat berfungsi sebagai tempat diadakannya aksi sosial kemasyarakatan.
Acara berjalan lancar hingga puncak kegiatan peletakan batu yang diiringi dengan pembacaan paritta keberkahan oleh para Bhante. Semoga pembangunan Vihāra Dhammacakka dapat berjalan lancar.

Kegiatan ini dihadiri oleh 28 Bhikkhu Saṅgha dari berbagai daerah di Indonesia

Upacara kelulusan ini diikuti oleh 50 Mahasiswa Buddhis Universitas Prasetiya Mulya

Dhammadesana disampaikan oleh YM. Bhikkhu Sri Pannavaro Mahathera selaku Saṅghapamokkha Saṅgha Therāvada Indonesia.

Turut hadir Y.M. Bhikkhu Dhammakaro Mahāthera, dan Y.M. Bhikkhu Adhikusalo Mahāthera

Candi Sirimandira memiiki makna yang sangat dalam yaitu “Memancarkan Kemuliaan”.

Dalam kesempatan itu turut hadir Y.M. Bhikkhu Sucirano Mahāthera

Turut hadir Y.M. Bhikkhu Sujano Mahāthera dan Y.M. Bhikkhu Upasanto

Laporan Panitia disampaikan oleh Bapak Kevin Wu dilanjutkan sambutan oleh Dirjen Bimas Buddha