
Y.M. Sri Subhapañño Mahāthera Menghadiri Abhisekha Buddharupa di Pusdiklat Buddhis Sikkhadama Mahametta Palangkaraya
Turut hadir Y.M. Adhikusalo Mahāthera dan Padesanāyaka Provinsi Kalteng Y.M. Nandavīro Thera
Peringatan Māgha Pūjā 2567BE dan Festival Lampion Imlek 2575 di Vihāra Pubbā Maṅgala Ārāma pada Sabtu, 24 Februari 2024.
Acara ini dimulai dengan ramah ramah dan dibuka dengan pembacaan paritta namakara patha dilanjutkan dengan meditasi dan dhammadesana oleh Y.M.Bhikkhu Indaguno Thera yang di hadiri oleh ratusan umat Buddha dari kota Pekanbaru dan sekitarnya. Setelah itu terdapat pemberian amisa pūjā lalu acara ditutup dengan kegiatan pelimpahan jasa & pemberkahan.
Dalam kesempatan kali ini Y.M. Bhikkhu Indaguno Thera menyampaikan pesan berupa hari raya Māgha Pūja menjadi peringatan atas 4 peristiwa besar yaitu:
1. Berkumpulnya 1250 orang Bhikkhu Khināsava (Arahat—tingkat kesucian tertinggi dalam agama Buddha).
2. Mereka semua hadir tanpa diundang.
3. Mereka merupakan para Bhikkhu yang ditahbiskan sendiri oleh Sang Buddha dengan “Ehi Bhikkhu Upasampada”.
4. Pada kesempatan/pertemuan itu Sang Buddha membabarkan Ovāda Pātimokkha.
Ovāda Pātimokkha merupakan intisari ajaran Buddha yang isinya yaitu:
“Sabbapapassa akaraṁ
Kusalassupasampada
Sacitta pariyodapanaṁ
Etaṁ Buddhana sasanaṁ”
“Janganlah berbuat jahat,
Perbanyaklah perbuatan bajik,
Sucikan hati dan pikiran,
Itulah ajaran Para Buddha”
Turut hadir Y.M. Adhikusalo Mahāthera dan Padesanāyaka Provinsi Kalteng Y.M. Nandavīro Thera
Agenda rapat pada hari ini adalah melanjutkan penyampaian laporan para Bhante Padesanāyaka dan Upa-Padesanāyaka serta Ketua Panitia Pabbajjā dan Upasampadā
Acara dimulai pukul 19.00 WIB diawali dengan penyalaan pelita dan dupa oleh Kepala Vihara Y.M. Cattamano Mahāthera
Acara berlangsung pada hari Minggu, 16 Maret 2025 di Dhammasala Vihāra Tanah Putih, Semarang, Jawa Tengah
Gelar Kehormatan Dhamma diberikan secara langsung oleh Saṅghapāmokkha STI, Y.M. Sri Paññavaro Mahāthera
Sabtu, 15 Maret 2025 telah dilaksanakan Rapat Pimpinan I Saṅghakārakasabhā di Vihāra Tanah Putih, Semarang
Y.M. Bhante Indasīlo memberikan uraian Dhamma terkait peristiwa Agung bulan Māghā di zaman Sang Buddha
Penahbisan 2 sāmaṇera menjadi bhikkhu, yaitu Sāmaṇera Atthamedho dan Sāmaṇera Uggasanto