
Pembukaan Rapat Saṅghakārakasabhā III/2025 Saṅgha Theravāda Indonesia di Vihāra Karuṇādīpa, Palu, Sulawesi Tengah
Kegiatan ini dihadiri oleh 28 Bhikkhu Saṅgha dari berbagai daerah di Indonesia
Sabtu, 22 Februari 2025, telah dilakukan Peletakan Batu Pertama Gedung Pusdiklat Dhamma Siloka Ternate, di Desa Tongole, Kec. Ternate Tengah, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara. Dilanjutkan dengan Perayaan Magha Puja di Cetiya Dhamma Sambava.
Turut hadir Y.M. Bhikkhu Pabhājayo, Y.M. Bhikkhu Indasīlo, dan Sāmaṇera Kalyanadhīro, serta gabungan umat Buddha dari Kota Ternate.
Peletakan Batu Pertama Gedung Pusdiklat Dhamma Siloka Ternate tidak terlepas dari dukungan Pemerintah setempat. Adapun Perwakilan dari Pemerintah yang turut menghadiri Peletakan Batu Pertama diantaranya: Pembimas Buddha Provinsi Maluku Utara Bapak Marsam, S.Ag., M.Si., Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara Bapak Drs. Amar Manaf M.Si. dan Perangkat Desa Tongole.
Pusdiklat Dhamma Siloka ini berada di bawah binaan Saṅgha Theravāda Indonesia yang dibina oleh Y.M. Bhikkhu Abhayanando Mahāthera selaku Bhikkhu Pembina di wilayah Maluku Utara.
Gedung Pusdiklat Dhamma Siloka akan difungsinkan sebagai tempat Puja Bakti, Sekolah Minggu, dan Kuti Bhikkhu. Semoga pembangunan gedung Pusdiklat Dhamma Siloka ini dapat berjalan lancar. Semoga dengan adanya pembangunan ini dapat meningkatkan keyakinan dan semangat umat Buddha di Kota Ternate dalam belajar serta praktik Dhamma.
Setelah melakukan kegiatan Peletakan Batu Pertama pada malam harinya umat Buddha Kota Ternate melakukan Perayaan Magha Puja di Cetiya Dhamma Sambava pada pukul 20.00 WIT.
Sabbe sattā bhavantu sukhitattā, semoga semua makhluk berbahagia.

Kegiatan ini dihadiri oleh 28 Bhikkhu Saṅgha dari berbagai daerah di Indonesia

Upacara kelulusan ini diikuti oleh 50 Mahasiswa Buddhis Universitas Prasetiya Mulya

Dhammadesana disampaikan oleh YM. Bhikkhu Sri Pannavaro Mahathera selaku Saṅghapamokkha Saṅgha Therāvada Indonesia.

Turut hadir Y.M. Bhikkhu Dhammakaro Mahāthera, dan Y.M. Bhikkhu Adhikusalo Mahāthera

Candi Sirimandira memiiki makna yang sangat dalam yaitu “Memancarkan Kemuliaan”.

Dalam kesempatan itu turut hadir Y.M. Bhikkhu Sucirano Mahāthera

Turut hadir Y.M. Bhikkhu Sujano Mahāthera dan Y.M. Bhikkhu Upasanto

Laporan Panitia disampaikan oleh Bapak Kevin Wu dilanjutkan sambutan oleh Dirjen Bimas Buddha