
Y.M. Sri Subhapañño Mahāthera Menghadiri Abhisekha Buddharupa di Pusdiklat Buddhis Sikkhadama Mahametta Palangkaraya
Turut hadir Y.M. Adhikusalo Mahāthera dan Padesanāyaka Provinsi Kalteng Y.M. Nandavīro Thera
Y.M. Bhikkhu Dhammiko Mahāthera menghadiri upacara Pattidana dalam rangka menyambut Trisuci Waisak 2568 BE/2024 yang diselenggarakan di Vihāra Buddha Sakyamuni, Denpasar pada Minggu, 19 Mei 2024.
Pattidana merupakan moment yang tepat untuk melimpahkan jasa kepada leluhur sebagai wujud bakti kepada leluhur, terkhusus para orang tua kita yang telah berjasa dalam kehidupan kita.
Dalam kesempatan kali ini turut hadir Y.M. Bhikkhu Dhammiko Mahāthera memberikan Dhammadesana, beserta anggota Saṅgha lainnya seperti Y.M. Bhikkhu Sucirano Mahāthera, Y.M. Bhikkhu Dhammaratano, Y.M. Bhikkhu Pabhajayo, Y.M. Bhikkhu Olaraguno dan Sāmaṇera Indaviryo.
Y.M. Bhikkhu Dhammiko Mahāthera mengatakan bahwa Ajaran Agama Buddha mengenal tradisi menghormat dan mengenang jasa para leluhur yang telah meninggal dengan melaksanakan Pattidana. Sembahyang Pattidana merupakan praktik melimpahkan jasa kebajikan yang dilakukan oleh sanak keluarga yang masih hidup kepada sanak keluarga atau leluhur yang telah meninggal dengan harapan dan doa semoga mereka dapat terlahir kembali di alam Bahagia
Turut hadir Y.M. Adhikusalo Mahāthera dan Padesanāyaka Provinsi Kalteng Y.M. Nandavīro Thera
Agenda rapat pada hari ini adalah melanjutkan penyampaian laporan para Bhante Padesanāyaka dan Upa-Padesanāyaka serta Ketua Panitia Pabbajjā dan Upasampadā
Acara dimulai pukul 19.00 WIB diawali dengan penyalaan pelita dan dupa oleh Kepala Vihara Y.M. Cattamano Mahāthera
Acara berlangsung pada hari Minggu, 16 Maret 2025 di Dhammasala Vihāra Tanah Putih, Semarang, Jawa Tengah
Gelar Kehormatan Dhamma diberikan secara langsung oleh Saṅghapāmokkha STI, Y.M. Sri Paññavaro Mahāthera
Sabtu, 15 Maret 2025 telah dilaksanakan Rapat Pimpinan I Saṅghakārakasabhā di Vihāra Tanah Putih, Semarang
Y.M. Bhante Indasīlo memberikan uraian Dhamma terkait peristiwa Agung bulan Māghā di zaman Sang Buddha
Penahbisan 2 sāmaṇera menjadi bhikkhu, yaitu Sāmaṇera Atthamedho dan Sāmaṇera Uggasanto