
Pembukaan Rapat Saṅghakārakasabhā III/2025 Saṅgha Theravāda Indonesia di Vihāra Karuṇādīpa, Palu, Sulawesi Tengah
Kegiatan ini dihadiri oleh 28 Bhikkhu Saṅgha dari berbagai daerah di Indonesia
Penahbisan Peserta Pelatihan Aṭṭhasīlanī Umum III Vihāra Tanah Putih, Semarang pada 5 Mei 2025.
Upacara Penahbisan Aṭṭhasīlanī diawali dengan suara lonceng/gong sebagaimana dimulainya penahbisan dengan prosesi Padakhiṇā (Pradaksina) dilanjutkan memasuki tempat upacara Penahbisan memberikan penghormatan kepada Buddha, Dhamma, dan Saṅgha serta kepada Sīlacariya.
Y.M. Bhikkhu Cattamano Mahāthera bertindak sebagai Sīlacariya didampingi Bhikkhu pendamping Sīlacariya, Y.M. Bhikkhu Sujano Mahāthera dan Y.M. Bhikkhu Upasanto serta dihadiri oleh para wali atau sponsor dan tamu undangan yang hadir.
Pelatihan Aṭṭhasīlanī Umum III Vihāra Tanah Putih, sebanyak 15 peserta yang berasal dari wilayah Kota Semarang, Jakarta, Bekasi, Karawang, Pati, Banjarmasin, dan Gianyar. Kegiatan berlangsung dari tanggal 5 Mei sd 17 Mei 2025.
Program Pelatihan Aṭṭhasīlanī Umum ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada umat Buddha khususnya kaum perempuan untuk praktik Dhamma. Selama pelatihan berlangsung, peserta mendapat kesempatan untuk belajar Dhamma dengan menyimak materi yang disampaikan oleh Y.M. Bhikkhu Cattamano Mahathera, Aṭṭhasīlanī Sitaratinī, Aṭṭhasīlanī Saccaratinī, Aṭṭhasīlanī Pabhāsanti, dan Aṭṭhasīlanī Nandamata. Selain itu juga, para peserta didampingi oleh Aṭṭhasīlanī Sitaratinī dan Aṭṭhasīlanī Nandamata.
Kegiatan pembelajaran terbagi menjadi beberapa materi, yaitu Teori dan Praktik Meditasi, Riwayat Hidup Buddha Gotama, Pokok-Pokok Dasar Agama Buddha, Uposatha Sutta, Tata Laku Bagi Aṭṭhasīlanī, Teori dan Praktik Dhammaduta, Upāsaka-Upāsikā Sīla, serta Sejarah dan Peran Aṭṭhasīlanī Theravada Indonesia (ASTINDA). Selain itu, kegiatan rutin yang dilakukan oleh para peserta yaitu chanting dan praktik meditasi pagi dan sore.
Pada saat hari raya Trisuci Waisak 2569 BE Tahun 2025, peserta bersama-sama dengan umat Vihāra Tanah Putih mengikuti serangkaian puja bakti peringatan Trisuci Waisak dan Detik-Detik Waisak. Selain kegiatan-kegiatan tersebut, para peserta pelatihan Aṭṭhasīlanī mengikuti kegiatan Cetiyacarika ke Taman Makan Pahlawan Gatot Subroto serta menghadiri kegiatan Waisak di wilayah Salatiga, Kopeng, Pati, Rembang, dan Juwana.
Semoga para peserta mendapatkan manfaat dari pelatihan yang dilakukan. Semoga semua makhluk hidup bahagia.

Kegiatan ini dihadiri oleh 28 Bhikkhu Saṅgha dari berbagai daerah di Indonesia

Upacara kelulusan ini diikuti oleh 50 Mahasiswa Buddhis Universitas Prasetiya Mulya

Dhammadesana disampaikan oleh YM. Bhikkhu Sri Pannavaro Mahathera selaku Saṅghapamokkha Saṅgha Therāvada Indonesia.

Turut hadir Y.M. Bhikkhu Dhammakaro Mahāthera, dan Y.M. Bhikkhu Adhikusalo Mahāthera

Candi Sirimandira memiiki makna yang sangat dalam yaitu “Memancarkan Kemuliaan”.

Dalam kesempatan itu turut hadir Y.M. Bhikkhu Sucirano Mahāthera

Turut hadir Y.M. Bhikkhu Sujano Mahāthera dan Y.M. Bhikkhu Upasanto

Laporan Panitia disampaikan oleh Bapak Kevin Wu dilanjutkan sambutan oleh Dirjen Bimas Buddha